Ahmad Dhani, Bentuk Upaya Kriminalisasi Terhadap Koalisi Prabowo

ANTIPEMERINTAH.COM – Musisi Ahmad Dhani Prasetyo resmi ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik. Ia dijerat dengan pasal 27 ayat 3 Undang-undang ITE tahun 2016 terkait pencemaran nama baik. Dalam pasal ini, Ahmad Dhani terancam hukuman penjara selama empat tahun penjara.

Baca : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4263087/jadi-tersangka-ahmad-dhani-terancam-4-tahun-penjara

Dhani heran kebenciannya pada suatu hal yang buruk dinilai menyalahi aturan. Menurutnya, negara tak boleh melarang warganya membenci hal yang buruk. Kader Partai Gerindra itu juga heran kata ‘idiot’ yang dilontarkannya kepada sejumlah massa Koalisi Bela NKRI yang menghadangnya dapat menyeretnya menjadi tersangka. Dia menilai, hal itu bentuk upaya mengkriminalisasi dirinya.”Ini kriminalisasi,” kata Dhani.

Upaya kriminalisasi terhadap Ahmad Dhani juga dibenarkan oleh Fadli Zon. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengatakan Ahmad Dhani tidak layak dijadikan sebagai tersangka. Menurut Fadli, hukum tidak netral. Hal ini karena ucapan ‘idiot’ yang diucapkan oleh Fadli tidak menunjuk kepada siapapun.

Baca : http://wartakota.tribunnews.com/2018/10/19/ahmad-dhani-jadi-tersangka-fadli-zon-aparat-tidak-netral

Tak hanya Fadli, Direktur Pencapresan PKS, Suhud Alynudin juga memberikan pembelaan kepada Ahmad Dhani. Suhub mengatakan penetapan tersangka Ahmad Dhani oleh Polda Jatin mencerminkan dugaan adanya ketidakadilan dalam bersikap. Suhud juga mengungkit aksi penghadangan terhadap Neno Warisman, tetapi tidak ada tindak lanjut hukum kepada para pelaku.

Baca : http://surabaya.tribunnews.com/2018/10/18/bela-ahmad-dhani-direktur-pencapresan-pks-suhud-alynudin-ungkit-kasus-neno-warisman

Hal ini semakin menunjukkan bahwa ada campur tangan pihak lain dalam penetapan status tersangka kepada Ahmad Dhani. Kita semua tahu, Dhani merupakan salah satu tokoh yang gencar dalam menyuarakan gerakan #2019GantiPresiden. Dhani juga merupakan pendukung fanatik Prabowo Subianto. Ia juga tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi.

Tak hanya itu, Ahmad Dhani yang merupakan seorang musisi terkemuka di Indonesia memiliki banyak penggemar di seluruh pelosok negeri. Tidak heran jika suaranya memiliki pengaruh besar. Hal inilah yang menjadikan Ahmad Dhani sebagai sosok yang ditakuti oleh pihak lawan.

Sangat masuk akal jika penetapan tersangka kepada Ahmad Dhani adalah sebuah upaya kriminalisasi. Pihak lawan (petahana) sangat takut kepada suara-suara oposisi yang semakin gencar menunjukkan kelemahan pemerintah saat ini. Tidak tanggung-tanggung, banyak kebusukan dari kubu petahana yang bisa diungkap kepada publik.

Mereka takut jika hal ini dibiarkan, kebusukannya akan semakin terbongkar. Oleh karena itu, dengan memanfaatkan kekuasaannya mereka mengintervensi hukum. Mereka mulai menyudutkan oposisi dengan menyeret tokoh-tokoh oposisi agar terjebak hukum. Mulai dari Ratna Sarumpaet, Amien Rais, Dahnil Anzar, dan terakhir Ahmad Dhani.

Masih banyak lagi tokoh oposisi yang diincar. Mereka menggembor-gemborkan bahwa Fadli Zon adalah target selanjutnya. Ini adalah sebuah bentuk ancaman terhadap kubu oposisi. Hal ini juga membuktikan bahwa kubu petahana benar-benar bermain dengan hukum. Mereka memanfaatkan kekuasaan untuk mempertahankan posisinya.

Sungguh licik kubu petahana. Dengan segala upaya, mereka coba memojokkan oposisi. Ahmad Dhani adalah korban yang kesekian. Upaya kriminalisasi masih berlangsung. Kubu oposisi harus siap-siap. Masyarakat juga jangan terkecoh. Terjeratnya hukum tokoh-tokoh oposisi merupakan langkah licik dari petahana.(*)

Spread the love

4 thoughts on “Ahmad Dhani, Bentuk Upaya Kriminalisasi Terhadap Koalisi Prabowo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *